Capres No urut 2 Minta Maaf Soal Tampng Bonyolali

Capres No urut 2 Minta Maaf Soal Tampng Bonyolali

BERITATIMES – Capres No urut 2 Minta Maaf Soal Tampng Bonyolali, Permintaan maaf disampaikan Prabowo melalui sebuah video yang di-posting oleh Koordinator Jubir Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, Dalam video tersebut, Prabowo mengenakan kemeja cokelat.

“Jadi, dan ya. Tapi kalau saya, maksud saya tidak negatif. Tapi kalau ada yang merasa tersinggung, ya saya minta maaf, maksud saya tidak seperti itu,” Ucapnya Prabowo.

Prabowo menjelaskan maksud dia menyebut ‘tampang Boyolali’ karena berempati atas kondisi rakyat Indonesia. Ketum Gerindra itu menyebut kesenjangan dan ketimpangan ekonomi makin terasa di Tanah Air.

“Dan maksudnya bukan menghina, justru empati. Jadi kalau saya bicara tampang, tampang di Boyolali, tampang Boyolali, kalau di Brebes tampang Brebes. Itu kan selorohnya dalam arti empati saya, solidaritas saya dengan orang,” Kata Prabowo.

KOIDOMINO

“Saya tahu kondisi kalian, kan gitu. Saya justru, yang saya permasalahkan adalah ketidakadilan, kesenjangan, ketimpangan. Kan semua orang tahu di Indonesia ini makin lebar, makin tidak adil, yang menikmati kekayaan Indonesia kan hanya segelintir orang. Jadi maksud saya itu,” sambung Prabowo.

Prabowo menceritakan, saat ‘tampang Boyolali’ itu dilontarkan, dia sedang berpidato di depan ratusan kader partai-partai yang mendukungnya di Pilpres 2019. ‘Tampang Boyolali’ merupakan candaan karena dia berpidato cukup lama.

“Itu kan, ya cara saya kalau bicara itu familiar, dari… Ya mungkin istilah bahasa-bahasa sebagai seorang teman. Jadi ya… audiens itu, audiens waktu itu juga nggak terlalu besar, ya mungkin paling hanya 400-500 orang kader dari partai-partai koalisi kita di peresmian kantor pemenangan. Ya saya seloroh ya dan itu kira-kira sambutan saya kan satu jam, mungkin 40 menit lebih, itu (soal ‘tampang Boyolali’) mungkin hanya 2 menit itu,” sambungnya Prabowo

MELATIPOKER

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *