Direktur Lokataru Foundation Tolak Jadi Saksi Prabowo Di MK

0
161
Direktur Lokataru Foundation Tolak Jadi Saksi Prabowo Di MK
Direktur Lokataru Foundation Tolak Jadi Saksi Prabowo Di MK

BERITATIMES – Direktur Lokataru Foundation Tolak Jadi Saksi Prabowo Di MK – Direktur Lokataru Foundation (Haris Azhar). Menolak hadir sebagai saksi untuk kubu Prabowo-Sandi.  Dalam sidang sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK).

DBET369

Haris sedianya masuk ke dalam daftar 15 orang saksi yang diajukan pihak Prabowo-Sandi sebagai pemohon.

“Saya menyatakan tidak bersedia untuk hadir sebagai saksi dalam sidang sengketa pemilihan Presiden 2019 di Mahkamah Konstitusi” kata Haris Azhar melalui rilis yang diterima Rabu (19/6/2019).

BACA JUGA : Airlangga Hartarto Siap Jadi Ketum Golkar lagi

Salah satu alasan Haris menolak di antaranya dia hanya sebagai pendamping hukum Kapolsek Pasirwangi Garut. AKP Sulman Aziz yang menyebut ada instruksi atasan polisi mengarahkan masyarakat ke pasangan calon Presiden-Wakil Presiden tertentu.

Sehingga menurutnya tidak tepat jika dirinya menjadi saksi dalam sidang ini.

Selain itu, Haris merasa baik kubu Prabowo ataupun Jokowi sama-sama memiliki utang permasalahan Hak Asasi Manusia (HAM).

“Joko Widodo maupun Prabowo Subianto memilik catatan pelanggaran HAM,” ujar Haris Azhar

Suasana sidang sengketa Pilpres 2019 mendadak riuh. Saksi yang dihadirkan pihak Pemohon, Idham Amiruddin mendadak izin ke toilet karena kebelet ingin buang air kecil.

KOIDOMINO

Pada persidangan ini, Rabu (19/6/2019), Idham merupakan saksi kedua pihak pemohon Prabowo-Sandi. Idham menuturkan kesaksiannya atas dugaan adanya Nomor Induk Kependudukan yang diduga bermasalah, Kecamatan Siluman, atau kecamatan yang diragukan sehingga berpengaruh kepada Daftar Pemilih Tetap.

Idham meragukan adanya NIK yang bermasalah dikarenakan perbedaan angka NIK dengan jumlah kecamatan yang harusnya ada. Seperti yang dicontohkan adanya dugaan terhadap 437.251 NIK yang menurut istilah saksi adalah ‘rekayasa’.

Saat diberikan kesempatan kepada Komisioner KPU yaitu Viryan Aziz untuk mengutarakan pertanyaanya terhadap Idham tentang maksud data tentang Halaman 111, Idham sulit menjawabnya sehingga Hakim Saldi Isra membantu meringkas pertanyaan kepada Idham.

MELATIPOKER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here