Ini Adalah Strategi Koalisi Jokowi Mengaet Milenial

MataNKRI

MataNKRI – Survei elektabilitas kandidat presiden dan wakil presiden dari Alvara Reserch Center menunjukan pasangan calon petahan Jokowi dan Ma’ruf unggul jauh dari pasangan Prabowo dan Sandiaga. Menangapi hal tersebut, Sekejn PKB, Abdul Kadir Karding merasa potensi kemenangan Jokowi – Ma’ruf semakin besar. akan tetapi ia menyoroti ceruk suara pemilihan berumur 17 – 21 tahun yang belum maksimal. Jokowi – Ma’ruf menang tipis 45,9% dari Prabowo – Sandiaga 40,1%.

“Cuma diumur 17 – 21 tahun Jokowi – Ma’ruf Amin kalah, oleh sebab itu kedepan kita harus fokus pada salah satu ceruk tersebut,” ujarnya.

Untuk menarik suara milenial, kubu Jokowi sudah menyiapkan strategi dengan memberikan askses kepada kaum milenial, mereka akan mengkampanyekan kebijakan yang mengakomodasi kaum milinial dengan akses teknologi.

“Kita beri ruang infrastruktur yang baik untuk mereka agar mengembangkan ide kreatifnya, contoh memperkuat jaringan internet merata hingga desa dan mengurangi biaya pulsa,” ujar Karding.

Untuk mengget pemilih Islam, kedua kubuh juga bersaing ketat, pasangan Jokowi – Ma’ruf menang dengan 52,3% dari Prabowo – Sandiaga 36,3%. Karding merasa sosok Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma’ruf Amin masih dapat bmegerek suara lebih jauh.

“Hari ini Ma’ruf Amin belum bergerak dengan potensinya NU, PKB dan sebagiannya belum maksimum kerja, nanti kita lihat sesudah semua ornamen bekerja semua, elemen terokestra dengan maksimal,” lanjutnya.

Dari segi geografis, pasangan Jokowi – Ma’ruf juga menang di Pulau Jawa dengan 61,7% dari pada Prabowo – Sandiaga dengan 27,5%. Sementara di Sumatera kalah. Prabowo – Sandiaga menang 48,9% sementara Jokowi – Ma’ruf 41%. Karding juga mengakui wilaya Suamtera masuk dalam catatan mereka. Koalisi Jokowi akan mengkapitalisasi program pembangunan yang telah jokowi lakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *